Imunisasi Berbahaya


Pertanyaan

Assalamu’alaykum… saya mempunyai anak umur 4,5bulan, sebelumnya anak saya imunisasi… tapi setelah baca di http://forum.brawijaya.ac.id/index.php?action=vthread&forum=6&topic=138 katanya imunisasi malah berbahaya… duuh jd binun. di imunisasi ga yach?? makasih…

Jawaban

Wa’alaykumsalam wr wb,
Dear Ibu,
Saya bisa sangat mengerti kebingungan Ibu. Untuk mendapatkan jawaban yang obyektif, sebaiknya Ibu coba tanyakan langsung pada dokter yang benar2 pakar di bidang imunologi.

Saya pribadi memberikan imunisasi yang sifatnya wajib kepada ke2 anak saya, karena memang imunisasi tentunya diadakan untuk mencegah penyakit2 berbahaya pada anak.
Namun, karena saya memiliki anak special needs (yang erat kaitannya dengan immunisasi karena zat pengawet dalam vaksin biasanya mengandung merkuri), maka yang bisa saya share mengenai pengalaman saya mengenai pemberian imunisasi/vaksinasi pada orangtua adalah :
1. Tidak memberikan beberapa jenis imunisasi dalam waktu yg bersamaan. Misalnya, dalam 1 waktu anak diberi 3 – 4 jenis imunisasi. Cukup 1 jenis imunisasi saja dalam 1 waktu, dan beri jarak antara pemberian 1 imunisasi dgn imunisasi lainnya minimal 2 minggu. Dengan demikian diharapkan dlm tubuh anak tdk terjadi penumpukan merkuri ( karena zat pengawet dari vaksin disinyalir mengandung merkuri).
2. Tidak memberi imunisasi saat anak tidak fit.
3. Tanyakan dengan jelas kepada dokter yang akan memberikan imunisasi pada anak mengenai side effect dari pemberian vaksin tersebut. Dengan demikian Ibu bisa mendapat penjelasan mengenai efek samping yang mungkin timbul dari pemberian vaksin tsb dan bagaimana cara penanganannya.
4. Bila anak memiliki alergi pada bahan2 tertentu, Ibu sebaiknya juga memberitahukan hal tsb kepada dokter untuk memastikan bahwa vaksin yg diberikan tdk mengandung bahan2 yg bisa membuat timbul reaksi alergi pada anak.

Yang jelas, ketika dalam keluarga kita ada anak dengan kebutuhan khusus (special needs children), maka kita harus lebih berhati2 dalam memberikan imunisasi pada anak, karena secara genetik berarti ada kemungkinan bahwa anak kita memiliki “bakat” untuk menjadi anak special needs, tinggal menunggu “trigger” apa yang bisa memunculkan “bakat” tersebut. Dan menurut beberapa ahli (masih diperdebatkan), salah satu triggernya adalah zat pengawet dalam vaksin yang disinyalir mengandung merkuri.

Demikian sharing dari saya, semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaykum wr wb
Fajriati Maesyaroh, Psi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: